Home Berita Utama Training Terkait Konsep Perlindungan WHRD Resmi ditutup

Training Terkait Konsep Perlindungan WHRD Resmi ditutup

14
0

Advokasirakyat.id | Banda Aceh – Training mekanisme perlindungan perempuan pejuang HAM dengan tema “Membangun Pemahaman Menggalang Solidaritas Demi Wujudnya Pengakuan, Dukungan dan Perlindungan Perempuan Pejuang HAM” yang di gelar oleh Aceh Womans for Peace Foundation resmi ditutup di Abraj Rooftop Banda Aceh, Rabu, (23/10/2019).

Kegiatan yang berlangsung dua hari ini menghasilkan empat rekomendasi untuk diperjuangkan oleh AWPF dan peserta yang ikut rangkaian kegiatan ini, Berikut rekomendasi nya :
1. Pertemuan reguler untuk meningkatkan pemahaman tentang Womans Human Right Defender dan disertai dengan praktek & Simulasi.
2. Menghidupkan ruang diskusi via WA Group terkait tentang isu WHRD.
3. Membangun dukungan dan pengakuan dari keluarga terhadap kerja-kerja dan persoalan terkait pekerjaan sebagai WHRD.
4. Membangun sistem Hood (WHRD di Aceh) meliputi : rumah aman, ekonomi, psikologis, edukasi, informasi, bantuan hukum, ruang diskusi dan refleksi.

Di sesi acara penutupan, manajer Ka.Program AWPF (Syafridah) mengajak semua rekomendasi yang sudah kita sepakati bersama nantinya bisa sejalan sebagaimana rumusan dan konsep yang sedang kita susun selama ini, Katanya.

Syafridah juga berharap “kepada semua delegasi daerah yang sudah berhadir dalam forum ini agar sama sama mengontrol Rekomendasi yang dihasilkan benar benar dapat dijalankan sebagaimana rumusan konsep perlindungan HAM yang sedang di gagas dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang. Diakhir penuturannya ditutup dengan sebuah kata bijak “saket saket di top ngon rencong, leubeh that saket di ngieng ngon iku mata” yang artinya sakit sakit di tikam rencong, lebih lah sakit jika diremehkan”, Tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here