Home Agama AWPF Gelar Training Mekanisme Perlindungan Perempuan Pembela HAM

AWPF Gelar Training Mekanisme Perlindungan Perempuan Pembela HAM

14
0

Advokasirakyat.id | Banda Aceh – Aceh Womans For Peace Foundation (AWPF) gelar training mekanisme perlindungan perempuan pejuang HAM dengan tema “Membangun Pemahaman Menggalang Solidaritas Demi Wujudnya Pengakuan, Dukungan dan Perlindungan Perempuan Pejuang HAM” sejak tanggal 22 – 23 Oktober 2019 bertempat di Abraj Rooftop Lounge Grand Arabia Hotel Jl. Prof. A. Majid Ibrahim II Banda Aceh.

Kegiatan ini bertujuan untuk Membangun pemahaman dan pembelajaran bersama terkait isu Women’s Human Rights Defender (WHRD) dikalangan pegiat HAM baik itu aktivis perempuan.

Irma Sari (Direktur AWPF) dalam dalam sambutannya mengatakan bahwa kita harus bersinergi dengan komunitas dan tokoh Masyarakat dalam membangun ruang diskusi dan solidaritas antar sesama terkait Human Rights Defender (WHRD), Ungkapnya.

Ia juga mengajak semuanya untuk merumuskan Strategi Perlindungan bagi WHRD sebagai acuan guna mendorong wujudnya kebijakan perlindungan bagi WHRD di masa depan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa aktifitas sebagai pejuang hak kemanusiaan (HAM) bukanlah suatu pekerjaan yang tanpa resiko dan dampak, sebagai pejuang HAM terutama aktivis perempuan senantiasa berada dalam ancaman dan tekanan baik fisik maupun stigma yang sering kali memberi pengaruh melemahkan semangat dan motivasi pejuang HAM itu sendiri, maka sudah selayaknya kita bersatu untuk menyuarakan keadilan dalam berbagai persoalan yang selama ini belum kunjung terselesaikan, Tambahnya.

Terakhir, “kita juga harus ada upaya-upaya kecil dalam membangun pemahaman bersama baik sesama WHRD maupun stakeholder lainnya, sehingga dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai WHRD baik itu sebagai anggota masyarakat maupun sebagai pribadi akan mendapatkan pengakuan dan perlindungan atas dampak komitmen dan pilihan perjuangan yang di jalankannya”, Demikian Irma Sari.

Acara ini juga turut menghadirkan dua pemateri handal dari Dinas Syariat Islam dan Presidium Balai Syura Ureueng Inong Aceh yaitu (Suraiyya Kamaruzzaman dan EMK Alidar). (Alja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here