Home Barat Selatan 14 Tahun Damai Aceh, Aktivis Mahasiswa Singkil Minta Gubernur Aceh Serius dalam...

14 Tahun Damai Aceh, Aktivis Mahasiswa Singkil Minta Gubernur Aceh Serius dalam Penerapan Butir-Butir MoU

54
0

Advokasirakyat.id | Aceh Singkil – Mou helsingky (perdamaian antara GAM dan NKRI) adalah salah satu bentuk perjuangan bangsa aceh yang ingin meminta keadilan terhadap Indonesia karna pada saat itu bangsa Aceh tidak terlalu di perhatikan.

kita lihat pada masa penjajahan dulu bagaimana bangsa Aceh mengusir para colonial yang ingin merebut segala jenis bentuk kekayaan bumi yang terkandung di aceh dan pada saat bersamaan Indonesia datang untuk meminta bantuan kepada bangsa Aceh untuk membantu dalam pengusiran para penjajah.

Bangsa Aceh menjadi ujung tombak dari kemerdekaan indonesia kita bisa lihat dari bentuk pemberian bangsa aceh yang berupa pesawat seulawah yang di berikan untuk menyatakan ataupun mengaungkan kemerdekaan indonesia ke Negara lain.

Surya padli salah seorang aktivis mahasiswa aceh singkil mengatakan Pemerintah Aceh pada saat ini kurang serius dalam memenuhi butir-butir mou serta harapan dari para pejuang aceh dahulu, bisa kita lihat bagaimana perkembangan aceh baik dari sector ekonomi dan pembangunan serta pelanggaran HAM yang terjadi pasca konflik yang belum begitu bisa dirasakan penyelesaianya oleh sebahagian dari masyarakat aceh, khususnya Aceh singkil.

Dari sektor pembangunan Aceh Singkil bisa kita lihat dari belum selesainya pembangunan jembatan penghubung antara desa kilangan dengan desa kuala baru yang menelan biaya sampai milyaran dimulai dari tahun 2014 dengan alokasi anggaran 8,98 miliar, ditahun selanjutnya dianggarkan 3,63 miliyar. Pembangunan tersebut sempat putus kontrak pada tahun 2016, Katanya.

Kemudian dilanjutkan pada tahun 2017 dengan alokasi anggaran 9,09 miliar. Kemudian tahun 2018 11,92 miliar dan pada tahun ini dianggarkan 48,00 miliar. yang di tangani langsung oleh pemerintahan Aceh dalam hal ini guberbur Aceh itu kemudian sampai sekarang belum bisa di gunakan bahkan yang baru selesai hanya tiang-tiang nya saja.

Dalam rilis media gubernur Aceh Nova Iriansyah juga mengatakan, di targetkan dalam tahun 2019, selama 7 bulan setengah kedepan pembangunan jembatan tersebut dapat di tuntaskan. tetapi sampai sekarang sudah masuk bulan 8 jembatan ter sebut belum juga selesai, Ujarnya dengan nada kesal.

“Saya meminta agar gubernur aceh dalam hal ini di pegang oleh nova iriansyah untuk segara menyelelesaikan jembatan tersebut, karena akan sangat berdampak kepada perekonomian masyarakat aceh singkil’

Surya juga mengatakan demi terealisasinya butir-butir yang tertuang didalam mou helsingky pemerintahan aceh supaya lebih memperhatikan insfratuktur ataupun pembangunan yang langsung berdampak kepada perekonomian rakyat aceh supaya rakyat aceh bisa keluar dari yang namanya ketermiskinan, Tutupnya. (Alja/Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here