Home Barat Selatan Persoalan AKN Abdya Amburadul, GERANAT kembali Pertanyakan Komitmen Pemkab Abdya

Persoalan AKN Abdya Amburadul, GERANAT kembali Pertanyakan Komitmen Pemkab Abdya

56
0

Advokasirakyat.id | Blangpidie, Gerakan Abdya Sejahtera (GERANAT) dalam Rapat Dengar Pendapat yang difasilitasi oleh Polres Aceh Barat Daya, kembali mempertanyakan komitmen dan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkait tuntutan yang disampaikan oleh (Geranat) yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Muslizar MT, Jum’at (2/8).

Aksi refleksi menjelang dua tahun kepemimpinan Akmal Ibrahim-Muslizar MT pada 11 Juni 2019 yang lalu, Mohd Azmi selaku Korlap (GERANAT) mengapresiasi kinerja Pemkab yang sudah menjalankan beberapa tuntutan dan telah menunjukkan progresnya, namun tuntutan mengenai AKN belum menunjukkan progres yang menggembirakan, Kata Azmi.

Ia meminta (Pemkab) Abdya harus melakukan langkah-langkah kongkrit untuk penyelesaian persoalan Kampus Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat Daya (AKN Abdya) tersebut yang sudah beberapa tahun terbengkalai, Pintunya lagi.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dikemas dalam bentuk Coffe Morning Forkopimda Aceh Barat Daya dengan Aliansi Mahasiswa Gerakan Abdya Sejahtera (GERANAT) yang bertempat di Aula Polres Aceh Barat Daya turut dihadiri oleh unsur pimpinan daerah yaitu Bupati, Ketua DPRK, Kapolres, Kajari, Dandim, dan beberapa unsur SKPK Kabupaten Aceh Barat Daya.

Azmi menyampaikan terima kasih kepada Kasat Intel dan Kapolres Aceh Barat Daya yang sudah memediasi dan memfasilitasi pertemuan dengan segenap Forkopimda Aceh Barat Daya, sehingga dalam forum tersebut Aliansi Mahasiswa (GERANAT) bisa menyampaikan aspirasi, harapan dan keluhan yang dialami selama ini.

Terutama terkait masa depan AKN Abdya, serta kejelasan nasib Mahasiswa AKN yang sudah selesai kuliah tapi belum wisuda dan Nasib Mahasiwa yang belum selesai kuliah akan tetapi tidak ada proses belajar mengajar lagi di Kampus yang beralamat di Desa Cot Mane, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Kemudian persoalan mengenai calon mahasiswa baru yang belum mendapatkan kejelasannya diharapkan dapat diselesaikan oleh pihak-pihak terkait, Tegasnya.

Sebelum pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat yang difasilitasi oleh Polres Aceh Barat Daya, (GERANAT) juga sudah beberapa kali beraudiensi dengan DPRK untuk mengagendakan Rapat Dengar Pendapat dengan menghadirkan Bupati, Anggota DPRK Abdya dan Unsur Muspida.

Mereka semua merupakan representasi dan Wakil Masyarakat Abdya di Parlemen sebagai perpanjangan lidah Masyarakat sudah seharusnya mengambil peran dalam mencari solusi bersama dengan Pemkab Abdya mengenai persoalan AKN, akan tetapi DPRK tidak mapu melaksanakannya, Tutup Azmi. (Alja/Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here