Home Berita Utama Workshop Aparatur Desa di Aceh Tenggara diduga Dipaksakan

Workshop Aparatur Desa di Aceh Tenggara diduga Dipaksakan

106
0

Kutacane, Advokasirakyat.id
(25 juli 2019) Ketua Lembaga Anti Korupsi Sangkar Aceh Tenggara menduga aparatur desa dipaksakan secara merata.

Bung Rudi Tarigan Ketua Sangkar Agara menyebutkan bahwa menemukan bukti bukti beberapa Kepala Desa sangat merasa terpaksa untuk kegiatan workshop ini. “kami tidak ada anggarkan untuk workshop 29 juta,dari mana kami suntikan dana untuk workshop ini”imbuh kepala desa yang ditanyai bung Rudi Tarigan.

Di tempat terpisah Bung Rudi Tarigan juga banyak menemukan kejanggalan terkait Workshop ini,kok bisa setoran setiap Desa berbeda beda padahal pesertanya sama jumlahnya setiap Desa.
Ini Merupakan Hal yang aneh tapi bodoh,ungkap Bung Rudi Tarigan.

Dijelaskan Bung Rdt sapaan Rudi Tarigan, bila melihat Permendes terbaru no. 16 tahun 2018 tentang prioritas penggunaan dana desa?jelas kegiatan ini sedikit keliru bahkan menghambur hamburkan Dana Desa.

“Sudah terlalu banyak Kegiatan hal seperti ini didaerah lain dihapuskan, yang berjudul Bimtek atau Workshop hanya menyedot uang Desa saja, Bung Rudi Tarigan menyarankan,buatlah program kegiatan setiap Kecamatan bernuansa kelas publik agar aparatur Desa lebih santai dan memahami materi serta tujuan Dana Desa, Tambahnya.

Terkait hal hal yang ditemukan dilapangan baik acara, pemateri serta legalitas Bung RDT dengan tegas kepada awak media menyatakan sudah pasti Kami teruskan ke Pihak yang berwenang serta secepatnya meminta di Audit seluruh bentuk kegiatan yang bersumber dari APBN ini,Terusnya lagi.

Terakhir, Kami berharap kedepan jangan ada lagi mau membocori uang Rakyat dengan cara cara Bimtek Atau Workshop atau sejenis apapun namanya, Demikian Bung Rudi. (Alja/Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here