Home Berita Utama Pemuda Muslimin Apresiasi Langkah Hukum Muzakir Manaf dan Senator Aceh Terhadap Denny...

Pemuda Muslimin Apresiasi Langkah Hukum Muzakir Manaf dan Senator Aceh Terhadap Denny Siregar

45
0
Muhammad Nizal Fakri (Ketua Pemuda Muslimin Indonesia).

Pidie, Advokasirakyat.id Rabu,24/7/2019 Masyarakat Aceh dalam beberapa waktu yang lalu sempat di bikin heboh soal video pernyataan pegiat media sosial Denny Siregar, lontaran kata dalam video kurang lebih 3 menit dalam akun youtube Cokro TV membuat perasaan masyarakat Aceh tersinggung dan terlukai akibat postingan video oleh Denny Siregar. Beberapa tokoh masyarakat Aceh yang tinggal di Jakarta juga merespon terkait pernyataan Denny Siregar salah satunya H. Fachrul Razi, MIP senator Aceh DPD RI.

Muzakir Manaf selaku Ketua Umum Partai Aceh melalui jubir Partai Aceh Muhammad Saleh dan Fachrul Razi Senator Aceh melaporkan Denny Siregar ke Mabes Polri pada Selasa, 16/07/2019.

Sesuai dengan pasal 28 ayat (2) Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) sebagaimana telah di ubah oleh Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, yakni dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang di tujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuahan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antar golongan (sara).

“Langkah Muzakir Manaf selaku ketua Umum Partai Aceh melalui jubir Partai Aceh Muhammad Saleh dan Senator Fachrul Razi sangat layak diapresiasi, langsung membawa kasus ini ke meja hukum, sikap konstitusional yang di perlihatkan oleh dua tokoh Aceh ini sedikitnya bisa mengobati perasaan masyarakat aceh yang terlukai akibat ocehan Denny siregar yang berpotensi memecah belah bangsa dan cenderung tidak menerima masyarakat indonesia yang sangat plural.” Ujar Muhammad Nizal Fakri selaku Ketua Pemuda Muslimin Pidie.

Nizal mengatakan bahwa Aceh merupakan Provinsi yang memiliki kekhususan Bersyariat Islam dan diberikan kewenangan merancang qanun atau regulasi yang bersyariat, Denny Siregar menyinggung soal poligami, dalam Syariat Islam poligami sah sah saja. Nyinyiran Denny Siregar soal qanun poligami yang diperlihatkan ke publik dalam videonya tersebut sangat tidak layak dan etis. Sepertinya Denny Siregar sangat hobi bernyinyir atau berceloteh yang berujung potensi disintegrasi bangsa ini.

“Menurut saya harus ada efek jera untuk Denny Siregar,” lanjut Nizal.

Dirinya meminta Kapolri dalam menangani kasus ini untuk profesional dan mencermati secara detail lontaran kata dalam video tersebut yang mempunyai delik. Semoga pihak Polri segera memproses Denny Siregar atas dugaan telah menyakiti hati masyarakat Aceh, opini yang dibangun oleh denny siregar sangat tidak mendidik bagi pertumbuhan demokrasi bangsa kita.

“Sekali lagi saya berharap ayo pihak aparat terutama Polri untuk memecahkan masalah secara adil dalam koridor konstitusi, juga apresiasi saya kepada 3 tokoh masyarakat aceh seperti Muzakir Manaf, Fachrul Razi dan Muhammad Saleh yang telah menggunakan hak konstitusi atas laporan Denny Siregar ke Mabes Polri jakarta. Kepada masyarakat Aceh mari mengawal secara bersama proses laporan dugaan tindak pidana Denny Siregar yang telah ada di meja Polri,”Tutupnya. (Alja/Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here