Home Nasional Senator DPD RI: Kapuspen Kemendagri, Cocok Jadi Kapuspen Hoax

Senator DPD RI: Kapuspen Kemendagri, Cocok Jadi Kapuspen Hoax

41
0

Advokasirakyat.id – Pimpinan Komite I DPD RI yang juga Dewan Pertimbangan Nasional Forum Komunikasi Nasional DOB se Indonesia H. Fachrul Razi, MIP geram dengan pernyataan Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar yang menegaskan daftar 57 Calon Kabupaten dan 8 Calon Provinsi yang akan dimekarkan.

Dirinya membantah isu tersebut setelah panitia calon DOB dari berbagai propinsi yang mengusulkan Calon DOB mempertanyakan berita tersebut.

“Perkembangan sudah 173 calon DOB tapi kenapa muncul lagi angka 57 Calon DOB, Ini kan data 2013, bahkan Kemendagri telah menerima 314 Daerah Pemekaran Baru (DOB). Semua punya hak yang sama, ini ada apalagi?,” tanya Fachrul Razi yang juga Senator DPD RI Asal Aceh.

Dirinya mengatakan belum ada rapat antara DPD RI dan Kemendagri serta DPR RI, kenapa harus muncul isu yang dianggapnya hoax.

“Kapuspen Mendagri ya harus keluarkan release yang resmi, bukan menyebarkan hoax, kalau ini hoax berarti beliau kepala pusat penerangan hoax kemendagri,” tegasnya kesel.

Dirinya mengatakan. bahwa rapat resmi dengan Mendagri terakhir kami laksanakan atas nama DPD RI di Gedung Nusantara V komplek MPR/DPR di Jakarta, Selasa (07/05/2019). “Hadir Mendagri Cahyo Kumolo dan tidak membahas 57 Calon DOB itu. Ini ada apalagi?” tanya Fachrul Razi.

Fachrul Razi mengatakan pemerintah harus menjalankan perintah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Pemekaran dan DOB adalah tuntutan dari undang-undang. Pemerintah tidak boleh melanggar perintah undang-undang terkait Daerah Otonomi Baru tersebut.
“Hingga hari ini, pemerintah belum mengeluarkan dua Peraturan Pemerintah (PP) sebagai landasan DOB, dua PP itu perintah UU No 23, itu saja Kemendagri fokuskan, jangan sibuk sebarkan berita hoax, kalau Kepala Puspen Mendagri keluarkan berita hoax, lebih baik jangan duduk sebagai Kapuspen,” tutupnya.(Fokusparlemen.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here